Thursday, July 20, 2017

10 tradisi atau Budaya minangkabau ( sumatera barat ) yang masih eksis dan tidak diketahui publik


[caretet] Sumatera barat merubakan provinsi yang mayoritas penduduknya adalah penduduk asli Minang kabau, pada kali ini saya akan memaparkan beberapa tradisi atau budaya minangkabau yang masih eksis sampai sekarang ini dan juga ada yang belum dietahui oleh publik: 
1. Batagak Penghulu
https://ichef.bbci.co.uk/news/660/cpsprodpb/13B03/production/_95634608_ritualbatagakpangulu_zulkifli_08.jpg
sumber : bbc
Ini merupakan tradisi unik dari Minangkabau yang pertama, masyarakat Minangkabau sangat menjunjung tradisi-tradisi yang sudah turun temurun dari nenek moyang mereka. Etnis Minangkabau biasanya hidup dalam budaya bersuku dan beraum. Setiap suku memiliki satu Datua (penghulu) atau bisa diataan sebagai pemimpin suku.

Biasanya apabila sebuah kaum atau suku akan mengangkat pemimpin suku atau kaumnya maka akan di adakan acara upacara batagak pangulu. Acara batagak pangulu merupakan acarasuatu upacara besar yang menjadi tradisi bagi masyarakat minangkabau. Biasanya acara ini disertai dengan acara menyemblih kerbau dan mengadakan pesta selama 3 sampai satu minggu lamanya.
2. Batagak Kudo-kudo

Batagak kudo-kudo merupakan salah satu tradisi minangkabau yang sering diadakan ketika salah seorang masyarakatakan mendirikan rumah. Apabila ada salah satu masyarakat minangkabau akan mendirikan rumah maka akan diadakan upacara batagak kudo-kudo. Dan upacara ini di adakan ketika sebelum  sebuah rumah baru akan dipasangkan kuda-kuda. Biasanya acara ini mirip dengan baralek dengan mengundang orang kampung dan juga sanak family. Kado yang diberikan oleh tamu undangan biasanya berupa alat-alat untuk membangun rumah, seperti atap seng batu bata dan lain-lain.
3. Makan Bajamba
http://minangkabaunews.com/foto_berita/27makan-bajamba-minangkabau.jpg
sumber : minangkabau news
Makan bajamba Trdisi yang masih sering dilakukan masyarakat minangkabau, makan bajamba atau dalam bahasa indonesia dapat kita artikan makan bersama dilakukan masyarakat minangkabau ketika di adakannya hari besar Islam, upacara adat, Syukuran da upacara-upacara penting lainnya.
Baca Juga:  

Makan bajamba sudah menjadi tradisi turun temurun di minangkabau dari abad ke 7 yang mana ketika itu masuknya Agama Islam ke Minangkabau. Dan oleh sebab itulah kenapa kebanyakan dari tradisi-tradisi Minang banyak yang dilakukan sesuai dengan syari’at Islam. Begitu juga dengan makan bajamba, adab ketika makan bajamba juga disesuaikan dengan syari’at Islam. 
 4. Balimau

Sebelum datangnya bulan Ramadhan biasanya masyarakat minang akan melakukan tradisi Balimau, yang mana tradisi ini sudah dilakukan secara turun temurun. Balimau merupakan tradisi mandi membersihkan diri menjelang bulan suci ramadhan. Balimau juga memiliki arti mensucikan diri dan batin dengan cara bermaaf-maafan antara satu sama lain. 
5. Pacu Jawi
http://assets-a1.kompasiana.com/statics/crawl/5529d30b6ea834253c8b4567.jpeg?t=o&v=1200
sumber : kompasiana
Ini adalah Sebuah tradisi yang sering dilombakan oleh Minangkabau teruama di daerah Kabupaten Tanah datar. Tradisi Pacu Jawi atau yang biasa bisa sebut dengan pacu sapi merupakan  tradisi yang setiap tahunnya di adakan oleh masyarakat minagkabau, dalam setahun tersebut acara pacu jawi diadakan secara bergiliran di empat tempat selama empat minggu di Kabupaten Tanah Datar. Tradisi ini biasanya dilakukan para petani minangkabau ketika selesai malaksanakan musim panen. 
6. Pacu Itiak

Tradisi yang satu ini dimulai pada tahu 1928, trdisi yang satu ini merupakan event yang di adakan oleh anak nagari minangkabau seperti halnya pacu jawi. Pacu itiak dalam bahasa indonesia berarti pacu bebek atau dalam bahasa Inggris Duck race. Dan yang mebuat unik Pacu itiak ini adalah, tradisi tersebut hanya satu-satunya yang ada d dunia.
7. Tabuik
http://2.bp.blogspot.com/-bJxTX9g0NPs/UF1cCGt24FI/AAAAAAAAAGI/36TF3F2bEDY/s1600/tabuikpiamanmuhammadyunus.jpg
sumber : bp.blogspot
Ini merupakan salah satu tradisi unik yang ada di Sumatera Barat, tradisi Unik ini hanya ada satu-satunya di Sumatera Barat. Tradisi Tabuik merupakan tradisi masyarakat pariaman yag sudah dilakukan secara turun temurun. Tradisi tabuik sendiri di adakan untuk memperingati meninggalnya cucu Nabi Muhammmad, yaitunya Hasan dan Husein.

Baca Juga Artikel Lainnya:
                Prosesi tabuik ini biasanya dilakukan selama satu minggu degan perayaan puncak tabui yang dinamakan dengan “Hoyak Tabuik”. Tradisi ini rutin dilakukan pada tanggal 10 Muharram setiap tahunnya. Ada sebuah pepatah minang mengatakan, “pariaman tadanga langang, batabuik mangkonyo rami “. Aritnya pariman terdengar sepi, tetapi ketika di adakan acara tabuik makan akan tercipta keramaian disana. Halini di buktika dengan puncak dari perayaan tabuik, biasanya masyarakat minang kabau akan berbondong-bondong ke Pariaman untuk menyaksikan tradisi tabuik ini ke Kota Pariaman. Bahkan dari tradisi ini juga turut menyasikan orang-orang luar negri yang penasaran dengantradisi-tradisi Minangkabau. 
 8. Upacara turun mandi
Upacara ini dilakukan untuk memperingati kelahiran seorang anak di atas dunia sekaligus syukuran atas kelahiran anak tersebut. dan juga tradisi ini sekaligus untuk memperkenalkan anak kepada masyarakat sekitar.  
 9. Berziarah ke makam keluarga
 Tradisi ini tentu tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, setiap menjelang ramadhan setiap keluarga bersama-sama akan pergi berziarah ke makam keluarganya. Tradisi ini merupakan tradisi yang sanagt melekat pada diri masyarakat minangkabau. Tujuan dari tradisi berziarah ini adalah untu mendo’akan keluarga mereka yang sudah meninggal.
Dalam tradisi ini biasanya keluarga akan membawa bunga, air dan membacakan surat yasin untuk setiap makam keluarga mereka. Dengan tradisi ini juga akan mencipakan silaturahmi antar keluarga dan keluarga-keluarga dari mereka yang sudah meninggal akan berkumpul. Tradisi yang sperti ini pautnya ditiru kaena memerikan hal yang positif bagi kita semua. 
 10. Goro atau Gotong royong membersihkan masjid
https://kmberugakdese.files.wordpress.com/2012/05/gotong-royong.jpg
sumber : kmbsd

Minangkabau terkenal dengan mayoritas masyarakatnya adalah bragama Islam, tradisi ini biasanya dilakukan masyarakat Minangkabau sebelum menyambut bulan suci ramadhan. Biasanya yang membesihkan sehari-hari adalah marbot atau penjaa masjid, tetapi ketika menuju buan Ramadhan masyarakat akan berbodong-bondong untuk membersihkan masjid secra bersama-sama. Biasanya setelah selesai gotong royong, masyarakat akan melaksanakan acara makan-makan dan juga silaturahimi untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

Note
Beberapa Budaya Minangkabau di ambil berdasarkan beberapa Syari’at agama Islam karea mayoritas masyarakat minag adalah beragama islam, seperti pepatahnya “Adata basandi Syarak, syarak basandi kitabullah”. Budaya minangkabau mengandung hal-hal yang positif yang memancing masyarakat untuk saling bersilaturahmi antara satu dengan yang lainnya.

1 comment:

  1. tabuik cuman di pariaman, bukan seluruh minangkabau

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung, dan jangan lupa dibaca juga artikel kami lainnya. Terimakasih