• Jelajahi

    Copyright © Caretet
    Pituluik Media

    Iklan

    Keliru Jika Menyebut Suku Barbar Itu Adalah Bangsa Yang Bersifat Premitif, Kenapa? Ini Penjelasannya

    Sunday, December 3, 2017, December 03, 2017 WIB Last Updated 2018-02-26T11:24:27Z
    Jika kita mendengar tentang suku barbar atau bangsa barbar pasti yang terbisit dibenak kita adalah sekelompok orang yang memiliki sifat kejam, primitif dan berprilaku buruk. Lalu apakah itu benar adanya atau tidak?

    Apabila kita melihat sejarah dari bangsa barbar, bangsa ini merupakan bangsa yang berasal dari wilayah Afrika Utara sebelah barat Sungai Nil. Kemudian mereka menyebar ke daerah lainnya sampai ke oase siwa mesir dan juga ke daerah pantai mediterania di utara sampai ke sungai Niger diselatan.

    Baca Juga:


    Pada saat sekarang ini masyarakat suku barbar mayoritas berada di beberapa negara, diantaranya Maroko, Aljazair, Libiya, dan Tunisia. Selebihnya berada di negara-negara lain seperti Mesir, Mali, Mauritania dan beberapa negara lain yang penyebaran bangsa barbar.

    Dikutip melalui pendapat Ibnu Khaldun, karakter orang barbar memiliki ciri-ciri manusia yang berani, kuat, hebat, dan memiliki solidaritas yang sangat tinggi. Serta orang barbar ini bisa dikatakan sederajat dengan orang Arab, Persia, Yunani dan Romawi.

    Jika kita melihat sejarah bangsa Barbar, bangsa ini pada zaman dahulu yaitu pada sekitar 4000 tahun Sebelum Masehi. Masyarakat bar-bar sudah mengenal yang namanya menjalin hubungan perdagangan, bercocok tanam dan beternak. Namun karena adanya serangan dari beberapa negara seperti Funisia, Yunani, Romawi, Vandals, dan Byzantium mengakibatkan bangsa Barbar berpindah ke wilayah bagian selatan sungai Niger.

    Dan ini lah asal muasal yang membuat peradaban bangsa Barbar dimasa lalu menjadi bangsa yang arogan. Serta terbentuknya budaya dan tradisi yang dilakukan bangsa asli Barbar karena untuk mempertahankan diri dari musuh-musuh mereka.

    Semenjak masuknya peradaban Islam, membuat bangsa Barbar mulai meninggalkan budaya dan tradisi mereka yang buruk. Dan memulai peradaban baru yang baik dan mencerminkan sifat baik, suka membantu serta tidak arogan seperti zaman dahulunya.

    Setiap orang itu pasti pernah melakukan kesalahan, dan jika sekarang orang tersebut telah menjadi orang yang baik tentu kita harus menerima mereka. Namun jika mereka berada dijalan yang salah disanalah kita harus meluruskan kembali jalan mereka dan bukannya mengolok atau mengucilkan mereka. Mungkin itulah kata-kata yang dapat penulis katakan setelah membaca sejarah dari Bangsa Barbar ini.

    Mungkin itulah sedikit tulisan mengenai bangsa Barbar yang dapat penulis uraikan. Dan untuk sekedar tambahan pemain bola legendaris yaitunya Zidane Zidan merupakan orang Barbar yang bermigrasi ke Prancis.

    Semoga Artikel ini bermanfaat, thanks and regard.

    Sumber:
    Kajian Timur Tengah
    dan beberapa sumber lainnya

    Sumber Foto:
    Islamsosialmedia
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini