Skip to main content
Caretet

follow us

Tak Menentu


Duhai..  Bagaimanalah mengatakannya..?
Kenapa dunia makin moderen bagi orang mudah sedang bagi  sesosoknya susah ....?
Duhai..  Berontaklah jiwanya
Ke mana ia harus berharap
Berlari dalam kegelisahan jiwa hati
Berpacu dalam kegalauan
Keraguan selalu menang
Kepercayaan tersingikirkan menuju kekalahan

SiMenyerah angkat tangan
Siputus asa mulai bersorai senang
Sisemangat mulai meragukan sesosoknya
Sipercaya mulai mengiba
Simata mulai banjir
Sibayang mulai longsor
Si harapan pun hanyut
Cerah menjadi redup

Duhai...  Apalah ceritanya nih?
Sicurhat mulai muak
Memaki sesosok yang pengecut
Hendak mengadu pada siapa
Si sepi selalu setia di sisinya
Hampa tertawa bahagia
Hujan terdengar bernyanyi
Tentang kisah ini
Tentang sesosok yang membiarkan dirinya dalam memilih kebuntuan
Tanpa mau mencari arah petunjuk seluruh mata angin batin
Memaku kebisuan jiwa
Diam tiada kata

Sumbar Bukittinggi,  3 januari 2018

by: Nurul Canerbluesky Azizah
Profesi: Penulis
Ingin tau lebih lanjut silahan klik disini

Ingin Puisi sobat di publikasikan?

Silahkan bergabung dengan kontributor caretet.com

info lebih lengkap silahkan buka link dengan mengklik disini

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar